Tiga Dosen Universitas Muhammadiyah Sorong Raih Pendanaan Penelitian Multitahun 2026

Tiga Dosen Universitas Muhammadiyah Sorong Raih Pendanaan Penelitian Multitahun 2026

Sorong — Lembaga Riset dan Inovasi (LRI) Universitas Muhammadiyah Sorong menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada tiga dosen yang berhasil meraih pendanaan Program Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 yang bersumber dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen akademisi kampus dalam meningkatkan kualitas riset dan kontribusi ilmiah di tingkat nasional.

Ketiga dosen penerima pendanaan tersebut adalah Dr. Muhammad Syahrul Kahar, S.Pd., M.Pd., Dr. Sukmawati, S.Si., M.Si., dan Syarif Ohorella, S.Hut., M.Si. Masing-masing mengusung topik penelitian yang strategis dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.

Dr. Muhammad Syahrul Kahar mengembangkan penelitian berjudul Pengembangan Model Pembelajaran ADERiC Terintegrasi Artificial Intelligence terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan inovasi dalam dunia pendidikan melalui integrasi kecerdasan buatan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Sementara itu, Dr. Sukmawati mengangkat tema Analisis Profil Asam Amino dan Berat Molekul Bakteriosin serta Aplikasinya pada Ikan Tuna. Kajian ini berpotensi memberikan kontribusi penting dalam bidang bioteknologi dan pengolahan hasil perikanan, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan daya tahan produk pangan berbasis laut.

Di sisi lain, Syarif Ohorella meneliti Strategi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim dan Ketahanan Pangan melalui beberapa sistem Agroforestri di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Penelitian ini dinilai sangat relevan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.

Kepala Lembaga Riset dan Inovasi Universitas Muhammadiyah Sorong, Dr. Ibrahim, S.S., M. Hum., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan konsistensi para dosen dalam menghasilkan penelitian berkualitas. Selain itu, capaian ini juga menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas riset dan publikasi ilmiah.

“Pendanaan ini tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga kebanggaan institusi. Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dengan diraihnya pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini, Universitas Muhammadiyah Sorong semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang aktif dalam riset dan inovasi, sekaligus berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan global melalui pendekatan ilmiah yang berkelanjutan.